Langsung ke konten utama

Pandangan Tidak Lagi Jelas? Bisa Jadi Katarak Mengintai


Mata adalah salah satu indera penting yang membantu kita menjalani aktivitas sehari-hari, mulai dari membaca, bekerja, hingga menikmati waktu bersama keluarga. Karena itu, menjaga kesehatan mata perlu menjadi perhatian setiap orang, baik usia muda maupun lansia. Salah satu gangguan mata yang cukup sering terjadi adalah katarak.

Katarak adalah kondisi ketika lensa mata yang normalnya jernih berubah menjadi keruh. Akibatnya, cahaya yang masuk ke mata tidak dapat diteruskan dengan baik, sehingga penglihatan menjadi buram, berkabut, atau tampak seperti melihat melalui kaca berembun. Katarak paling sering dialami oleh orang lanjut usia sebagai bagian dari proses penuaan alami. Namun, kondisi ini juga bisa muncul pada usia yang lebih muda akibat faktor tertentu.

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko katarak antara lain : 

  • Diabetes

  • Kebiasaan merokok

  • Paparan sinar ultraviolet berlebihan

  • Cedera mata

  • Penggunaan obat tertentu dalam jangka panjang

  • Riwayat keluarga

  • Usia

  • Riwayat trauma/ benturan di sekitar mata

Gejala katarak biasanya berkembang secara perlahan. Pada tahap awal, keluhan mungkin terasa ringan sehingga sering diabaikan. Beberapa tanda yang perlu diwaspadai antara lain pandangan kabur, mata terasa silau saat melihat cahaya terang, kesulitan melihat di malam hari, warna terlihat lebih pudar, atau sering mengganti ukuran kacamata karena merasa penglihatan terus berubah.

Meski katarak umumnya tidak dapat dicegah sepenuhnya, risiko terjadinya dapat dikurangi dengan : 

  • Menjaga pola hidup sehat

  • Gunakan kacamata pelindung saat beraktivitas di bawah sinar matahari

  • Konsumsi makanan bergizi yang kaya vitamin

  • Hindari merokok

  • Kontrol kondisi kesehatan seperti diabetes secara rutin

  • Pemeriksaan mata berkala terutama bagi Anda yang berusia di atas 40 tahun

Semakin cepat katarak terdeteksi, semakin baik pula peluang untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Jangan menunggu hingga gangguan penglihatan menghambat aktivitas sehari-hari. Jika Anda atau anggota keluarga mulai merasakan keluhan pada penglihatan, segera lakukan pemeriksaan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK), Penyakit Paru Yang Sering di Abaikan, Kenali Sejak Dini

Mengenal Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK), Penyakit Paru Yang Sering di Abaikan, Kenali Sejak Dini! Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) merupakan penyakit paru bersifat kronik dan menjadi salah satu faktor yang menyebabkan sesak napas bagi penderita karena ditandai oleh hambatan aliran udara yang bersifat progresif dan berhubungan dengan respon inflamasi paru terhadap partikel atau gas yang beracun atau berbahaya. PPOK merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan gejala pernapasan yang persisten dan batasan aliran udara yang disebabkan oleh kelainan jalan nafas dan atau alveolar yang biasanya disebabkan oleh paparan partikel-partikel atau gas yang berbahaya. Keterbatasan aktivitas merupakan keluhan utama yang berdampak pada kualitas hidup penderita PPOK. Inflamasi sistemik, penurunan berat badan, peningkatan risiko penyakit kardiovaskuler, osteoporosis dan depresi merupakan manifestasi sistemik penderita PPOK. Sesak napas dan pola sesak napas yang tidak sel...

Benarkah Gigi yang Terinfeksi Masih Bisa Diselamatkan?

Seringkali orang mengira bahwa setiap gigi yang mengalami infeksi berat atau sudah mati pasti harus dicabut, eits.. tunggu dulu, itu ga selamanya benar! Pada beberapa kondisi, seperti gigi yang mengalami kerusakan sangat parah hingga tidak dapat dipertahankan, retak sampai ke akar, atau infeksi yang telah merusak jaringan penyangga secara luas, pencabutan gigi memang menjadi pilihan terbaik. Namun, pada kondisi lain, apabila struktur gigi masih cukup baik untuk dipertahankan, dokter gigi dapat melakukan perawatan saluran akar untuk membersihkan infeksi dan menyelamatkan gigi asli. “Dok, Perawatan Saluran Akar Itu Apa Sih?” Menurut JIKG (Jurnal Ilmu Kedokteran Gigi) Vol. 4 No. 2 Tahun 2021, perawatan saluran akar merupakan prosedur dalam bidang konservasi gigi yang dilakukan untuk mengatasi gangguan atau infeksi pada jaringan pulpa, yaitu bagian terdalam gigi yang berisi saraf dan pembuluh darah. Tindakan ini dilakukan dengan membersihkan jaringan pulpa yang mengalami perad...

Sering Pusing Berputar? Bisa Jadi Tanda Vertigo

Pernah merasa kepala tiba-tiba berputar seperti lingkungan di sekitar bergerak, padahal tubuh sedang diam? Kondisi ini sering disebut sebagai vertigo. Banyak orang menganggap vertigo hanyalah pusing biasa, padahal kondisi ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan perlu mendapatkan penanganan yang tepat. Apa Itu Vertigo? Vertigo adalah sensasi pusing berputar yang membuat seseorang merasa dirinya atau lingkungan di sekitarnya bergerak. Keluhan ini biasanya disertai dengan mual, muntah, keringat dingin, hingga kehilangan keseimbangan. Vertigo bukanlah sebuah penyakit, melainkan gejala dari gangguan pada sistem keseimbangan tubuh, terutama di telinga bagian dalam atau otak. Penyebab Vertigo Salah satu penyebab vertigo yang paling umum adalah gangguan pada telinga bagian dalam, seperti Benign Paroxysmal Positional Vertigo (BPPV). Kondisi ini terjadi akibat perubahan posisi kepala tertentu yang memicu rasa berputar. Selain itu, vertigo juga dapat disebabkan oleh: Infeksi t...